Hukum dan Tata Cara Mengurus Jenazah – Menurut al-Qur’an dan as-Sunnah

Diantara hak orang yang sakit atas saudaranya yang Muslim ialah menjenguknya dan menyampaikan kegembiraan kepadanya. jika keadaannya semakin kritis, maka orang-orang yang menjenguk dapat mengingatkannya untuk bertaubat, melunasi hutang dan memberi wasiat. Dia dapat melakukannya dengan lemah lembut, tidak membuatnya merasa ketakutan karena telah dekat ajalnya. Orang yang sakitpun harus tegar keluar dari kezhaliman, memohon ampunan dari berbagai kedurhakaan dan berbaik sangka kepada Allah.

Jika ajalnya sudah dekat, disunnahkan kepada orang yang hadir didekatnya untuk membimbingnya mengucapkan “Laa Ilaa ha IlaLlah” secara perlahan dan menghadapkannya kearah kiblat. Jika sudah meninggal, hendaklah kedua matanya dipejamkan, sendi-sendinya dilemaskan serta mempercepat pengurusannya selagi tidak ada kemaslahatan untuk menundanya. Pada saat-saat itulah Islam melalui petunjuk Rasulullah telah menentukan hukum-hukum yang berkaitan dengannya, seperti tata cara memandikan, mengkafani, mensholati, dan mengubur serta mengurusi hal-hal yang berkaitan dengannya. Bahkan Islam juga telah mengatur ketentuan yang wajib dikerjakan oleh orang yang sedang sakit hingga ajal datang, ketentuan bagi kerabat orang yang meninggal, ta’ziyah serta ziarah kubur.

Baca entri selengkapnya »

Leave a comment »

Sifat Shalat Nabi – Menurut Sunnah yang Shahih

Sholat adalah salah satu perkara terbesar yang Nabi jelaskan kepada manusia, dan beliau telah menjelaskannya dengan sempurna. Seorang muslim tidak mungkin menunaikan shalat dengan sempurna kecuali jika ia mengetahui tatacara sholat tadi secara terperinci, baik itu merupakan hal-hal yang wajib, juga adab-adabnya, posisi badan, serta do’a-do’a dan dzikir-dzikirnya, kemudian menerapkannya secara sungguh sungguh. Buku ini memaparkan secara lengkap dan gamblang tentang tata cara shalat nabi dari mulai persiapan shalat sampai salam, setiap gerakan, bacaan, doa, dan hal lainnya yang terkait dengan sholat dijelaskan oleh beliau dengan dalil-dalil yang shohih, serta penjelasan para ulama. Semua itu merupakan kelebihan buku ini disamping penulisnya adalah seorang mujaddid (pembaharu) dan ulama ahli hadits abad ini.

Di dalam buku inipun dibawakan perkataan 4 imam madzhab seputar kewajiban kaum muslimin untuk mengikuti dan berpegang teguh dengan hadits yang shohih. Akhirnya kami memohon kepada Allahagar usaha ini ikhlas semata-mata mengharap wajah-Nya dan menjadikan amal kebaikan kita berada di atas petunjuk Rosulullah, Amin.

Harga : Rp 64.000,00

Leave a comment »

Al Qoulul Mufid : Penjelasan Tentang Tauhid

Cukup banyak kitab yang membahas tentang tauhid , diataranya Kitabut Tauhid karya Syaikhul islam Muhammad bin Abdul Wahab -rahimahullah- beserta beberapa kitab karya ulama yang menjelaskan/men-syarah dari kitab Tauhid tersebut. Diantara kitab lain yang membahas tentang tauhid dengan penyajian sistematika yang berbeda dan khas ulama Yaman adalah kitab Al Qoulu Mufid fii Adillatut Tauhid, ditulis oleh seorang ulama dari Yaman, Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab bin Ali Al Wushoibi.

Pembahasan :
– Makna Syahadat Laa Ilaaha Illallah
– Syarat-syarat Laa Ilaaha illallah
– konsekuensi syahadat Laa Ilaaha Illallah
– Makna Syahadat Muhammaadur Rasululloh
– Konsekensi syhadat Muhammadur Rasululloh
– Dimanakah Allah ?
– Tingkatan agama (Islam) ada tiga
– Pembatal keislaman ada sepuluh
– Hukum orang yang bergurau, bersungguh-sungguh, takut, dan terpaksa didalam pembatal keislaman.
– Definisi Iman
– Rukun Keimanan
– Dalil-dalil bertambahnya iman
– Sebagian dalil berkurangnya iman
– Beberapa dalil yang menunjukkan masuknya amal dalam dalam Iman
– fatwa-fatwa Al Lajnah Ad Daimah
– Ihsan ada satu rukun
– Definisi Tauhid
– Definisi Tauhid
– Macam-macam Tauhid :
1. Rububiyah
2. Uluhiyah
3. Tauhid Asma Wa Shifat
4. Muta’ba’ah (simak pembahasan pendapat ulama Ahlus Sunnah tentang mutabaah)
– Al Quran seluruhnya berisi Tauhid
– Macam-macam negeri dan macam penghuninya
– Bahaya menyekutukan Allah
– Macam-macam Syririk
– Ringkasan Bab Syirik
– Ringkasan Bab Kufur
– Macam orang Kafir
– Bahaya mengolok-olok Kitab atau Sunnah atau orang-orang yang menyeru kepada keduanya
– Berlepasa diri dari syirik dan pelakunya
– Macam-macam Khouf ada lima
– Macam-macam cinta ada empat
– Haramnya berdoa kepada selain Allah
– Nadzar adalah ibadah dan ibadah hanya untuk Alllah
– Syarat Nadzar ada enam
– Haramnya menyembelih untuk selain Allah
– Sembelihan terbagi menjadi tiga macam
– Hajar Aswad tidak dapt memberikan mudharat dan manfaat
– Haramnya bersumpah dengan selain Allah
– Apakah Ahli Nujum itu tukang sihir ?
– Apakah Tukang sihir itu kafir ?
– Haramnya mendatangi dukun dan paranormal
– Haramnya mengantungkan tolak bala, jimat dan guna-guna
– Tidak ada yang mengetauhui perkara Ghaib selain Allah
– Wajibnya bertawakal kepada Allah
– Wajibnya berhuum kepada hukum Allah
– Haramnya menggambar makhluk hidup
– Munafik ada dua macam
– Pembahasan kemunafikan
– Macam Sunnah ada lima
– Definisi Ibadah
– Macam Ibadah ada lima
– Tidak diterima suatu amal ibadah kecuali dengan dua syarat
– Manusia dari segi keikhlasan dan mutabaah terbagi menjadi dua
– Syarat mutaba’ah ada enam
– Islam terbangun diatas dua azas
– Barangsiapa yang tidak merasa cukup dengan Al Qurand an As Sunnah maka Allah tidak akan mencukupinya.
– Definisi Bid’ah
– Pembagian Bid’ah
– Ahlul Bid’ah ada 2 macam
– Waspada terhadap Bid’ah didalam agama
– Hukum membangun kubah dan masyad diatas kubur
– Haramnya sholat menghadap kuburan
– Hukum orang yang menjadikan pekuburan sebagai jalan dan lapangan
– Haram menyakiti kaum muslimin
– Dakwah menuju Alloh Azza wa Jalla
– Ahlus Sunnah tidak mengkafirkan seorangpun dari kalangan kaum muslimin
– Ahlus Sunnah adalah umat pertengahan dari golongan umat ahlul bid’ah

Al Qoulul Mufid : Penjelasan Tentang Tauhid
judul asli : Al Qoulul Mufid fii Adillatut Tauhid
Penulis : Syaikh Muhammad bin Abdul wahab bin Ali Al Yamani Al Wushobi Al Abdali
Fisik : Buku ukuran sedang (21.5×14.5 cm), Softcover, 436 Hal
Penerbit : Darul Imi
Harga Rp 45.000

Leave a comment »

Doa & Wirid

Doa & Wirid

Mengobati Guna-Guna dan Sihir
Menurut al-Qur’an dan as-Sunnah

Yazid bin Abdul Qadir Jawas


Leave a comment »

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Sesungguhnya segala puji bagi Allah, hanya kepada-Nya kami memuji, mohon pertolongan dan ampunan-Nya. Kami berlindung kepada-Nya dari keburukan diri kami dan kesalahan perbuatan kami. Barangsiapa yang diberi petunjuk Allah, maka tidak ada yang menyesatkannya. Dan barangsiapa disesatkan, maka tidak ada yang dapat memberi petunjuk kepadanya. Aku bersaksi bahwa tiada yang berhak diibadahi dengan benar selain Allah saja, tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad Shollallahu ‘Alaihi Wasallam adalah hamba dan utusan-Nya.

Amma ba’ad.

Leave a comment »